Kisah Nabi Ilyas AS


Nama : Ilyas bin Yasin
Usia : 60 tahun
Periode Sejarah : 910 - 850 SM
Tempat Diutus : Baalbek (daerah di Libanon)
Keturunan : -
Tempat Wafat : Di angkat Allah ke langit
Sebutan Kaum : Bani Israil, Bangsa Fenisia
Dalam Al-Qur'an namanya disebutkan sebanyak 4 kali

Kisah Nabi Ilyas AS - Nabi Ilyas adalah keturunan ke-4 dari Nabi Harun AS. Ia diutus oleh Allah SWT kepada kaumnya Bani Israil yang menyembah patung berhala bernama Ba'l. Kisah Nabi Ilyas tidak banyak diceritakan dalam Al-Qur'an, namanya hanya disebutkan sebanyak 4 kali.

Berulang kali Nabi Ilyas memperingatkan kaumnya, namun mereka tetap durhaka. Karena itulah, Allah SWT menurunkan musibah kekeringan selama bertahun-tahun sehingga mereka tersadar bahwa seruan Nabi Ilyas itu benar. Setelah kaumnya tersadar, Nabi Ilyas berdoa kepada Allah agar musibah kekeringan itu dihentikan, dan doanya dikabulkan oleh Allah SWT. Namun setelah musibah itu berhenti dan perekonomian mulai memulih, mereka kembali durhaka. Akhirnya mereka ditimpa kembali musibah yang lebih berat daripada sebelumnya, yaitu gempa bumi yang dahsyat sehingga mereka mati bergelimpangan. Selesailah halaman kehidupan dunia, dan mereka dihadirkan di hadapan Allah pada hari kiamat. Allah menceritakan hal tersebut dalam firman-Nya ;


".....dan sesungguhnya Ilyas termasuk salah seorang dari rasul-rasul. (Ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: 'Mengapa kamu tidak bertakwa? Pantaskah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik pencipta, yaitu Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu terdahulu?' Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka), kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa), dan kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. Yaitu kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas? Sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman." ( QS. ash-Shaffat: 123-132)
 
Nabi Ilyas mempunyai anak angkat bernama Ilyasa. Ia sering menemani Nabi Ilyas dalam melaksanakan dakwah, terutama ketika Nabi Ilyas menginjak usia tua. Setelah Nabi Ilyas meninggal dunia, Allah SWT mengutus Ilyasa untuk melanjutkan tugas ayah angkatnya menyampaikan dakwah kapada kaumnya yang angkuh itu.

Baalbek merupakan sebuah kota yang sekarang berada di wilayah Libanon. Pada masa Nabi Ilyas, kota ini didiami oleh bangsa Fenisia yang merupakan bangsa pelaut terkenal. Bangsa ini menyembah berhala Ba'l, sampai sekarang masih ada sebuah bangunan altar bernama Heliopolis yang diyakini sebagai tempat penyembahan bangsa Fenisia kepada dewa.




LANGGANAN ARTIKEL GRATIS
Dapatkan Artikel Terbaru Disini !
Masukkan email anda di bawah ini , maka anda akan mendapatkan kiriman terbaru dari KUMBERCER secara gratis via email. Terimakasih.

0 Response to "Kisah Nabi Ilyas AS"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Dengan Bijak...!